Kegiatan Seminar Nasional Metodologi dan Aksiologi Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Program Studi Ilmu Perpustakaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional ASDIP PTKI dengan Tema “Metodologi dan Aksiologi Ilmu Perpustakaan dan Informasi” via luring dan zoom pada Selasa 19 September 2023. Seminar ini tergabung pada 4 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri diantaranya: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan, dan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang.


Seminar ini rutin diselenggarakan setiap tahun, sebagai kegiatan yang dapat menjembatani berbagai pihak (akademisi, peneliti, dan praktisi profesional) bidang Ilmu Perpustakaan. Adapun Seminar nasional ini diadakan untuk menggali dan mempelajari Filsafat Ilmu Perpustakaan dan Informasi mengenai kegelisahan atau bahkan kegundahan yang saat ini telah dirasakan para Sarjana Ilmu Perpustakaan. 

Acara pembukaan dihadiri oleh Ketua Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Jakarta Dr. Ade Abdul Hak, S.Ag., S.S., M.Hum, serta dimoderatori oleh bapak Parhan Hidayat, M.Hum. Narasumber yang menyampaikan materi oleh pakar Ilmu Perpustakaan Prof. Sulistyo Basuki, Ph. D. Putu Laxman Pendit, Ph. D. dan Dr. Y. Sumaryanto. 




Prof. Sulistyo Basuki, Ph. D. Menjelaskan mengenai jasa informasi, menurutnya jasa informasi merupakan nilai paling utama dalam ilmu perpustakaan dan informasi yang perlu digunakan sebagai media komunikasi saat pemakai membutuhkan pengetahuan informasi. 

Putu Laxman Pendit, Ph. D. Menjelaskan mengenai filsafat ilmu dan filsafat kepustakaan. Filsafat ilmu meliputi ontology, epistemology, dan aksiologi. Sedangkan filsafat kepustakaan bisa dipengaruhi oleh nilai-nilai praktis, dimana antara ilmu, agama dan profesi harus saling berinteraksi agar bisa menghasilkan kajian-kajian dan pengetahuan-pengetahuan yang saling berinteraksi sehingga tidak terjadinya konflik.

Dr. Y. Sumaryanto, menyampaikan makna membaca menurut Gadamer, Menurut Gadamer, makna dari membaca adalah memahami sebagai kesepahaman. Maksud dari kata memahami menurut Gadamer yaitu menunjukkan mitsein atau kehidupan bersama, tidak hanya secara eksistensial melainkan juga secara epistemis/pengetahuan sebagaimana tampak dalam tradisi dan otoritas.

Poin penting dari ketiga pembahasan tersebut, kita dapat memahami hakikat nya mengenai nilai-nilai ilmu perpustakaan. Nilai diperlukan pustakawan karena tanpa nilai pustakawan akan bertindak dalam kegelapan. Nilai ditautkan dengan keyakinan (conviction) dan prinsip, bukan sekadar pendapat. Nilai menstruktur pengalaman dan memberikan wawasan ketika pustakawan mengambil keputusan.

Untuk kalian yang ingin menyimak rangkaian seminar nasional tersebut, bisa cek di dokumen video yang sudah aku cantumkan di blog ini ya.





Posting Komentar

0 Komentar